JAKARTA, FORKOTNews.Com – Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Yang Mulia Prof. Dr. H. Sunarto, S.H., M.H., memimpin langsung Pengambilan Sumpah Jabatan dan Pelantikan 13 Pimpinan Pengadilan Tingkat Banding dari lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Militer.
Prosesi khidmat tersebut digelar di Gedung Mahkamah Agung RI, Jakarta, dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Mahkamah Agung pada Senin (3/8/2026).

Di antara 13 pejabat yang dilantik, satu nama mencuri perhatian publik Bolaang Mongondow Utara (Boltara). Ia adalah Dr. Nawawi Pomolango, S.H., M.H., Putra Asli Boltara yang kini resmi mengemban amanah sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah Dari Pulau Terluar hingga Puncak Peradilan Nama Nawawi Pomolango mungkin paling melekat di ingatan publik saat memimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di masa paling krusial. Namun jauh sebelum itu, pria kelahiran Manado, 28 Februari 1962 ini adalah potret nyata penegak hukum yang meniti karier dari titik nol.
Perjalanan pengabdiannya dimulai pada tahun 1992 sebagai Hakim muda di Pengadilan Negeri Soasio Tidore, Halmahera Tengah – Maluku Utara, sebuah daerah kepulauan terluar dengan segala keterbatasan.
Mental dan integritasnya ditempa di sana. Kariernya kemudian melanglang buana lintas pulau: PN Tondano (1996), PN Balikpapan (2001), PN Makassar (2005), hingga dipercaya menjadi Ketua PN Poso (2010-2012).

Ketajaman dan rekam jejaknya yang bersih membawanya ke jantung ibu kota, bertugas di PN Jakarta Pusat (2011-2013) dan Ketua PN Jakarta Timur (2016). Sembari mengadili perkara-perkara besar nasional, ia menuntaskan gelar Magister Hukum di Universitas Pasundan (2019) dan pernah mengabdi sebagai Hakim Tinggi di PT Denpasar.
Puncak integritasnya diakui negara saat ia dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Ketua KPK (20 Desember 2019). Di tengah badai krisis kepemimpinan KPK akhir November 2023, Nawawi dipercaya menjadi Ketua Sementara dan berhasil menjaga stabilitas lembaga antirasuah tersebut.
Sebelum dilantik sebagai Ketua PT Jawa Tengah, ia sempat mengabdi sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Banjarmasin sejak 9 Januari 2025.
“Kisah hidup Nawawi Pomolango adalah bukti nyata bahwa dedikasi, loyalitas pada profesi, dan integritas yang dijaga kuat tidak akan pernah mengkhianati hasil,”
Pelantikan bersejarah ini turut dihadiri langsung oleh Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, bersama segenap Rumpun Keluarga Besar Boltara.
Kehadiran Bupati menjadi simbol kebanggaan dan dukungan penuh masyarakat Boltara atas capaian putra daerah yang telah mengharumkan nama daerah di kancah peradilan nasional.
FORKOTNews.Com
Biro Jakarta / Idris Maloho, S.H









