BOROKO,FORKOTNews.com – Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., memastikan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terus melakukan mitigasi dampak kekeringan akibat fenomena El Nino yang melanda 6 kecamatan”Penegasan itu disampaikan Bupati SJL dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Rakor Forkopimda) yang dipimpin langsung oleh Bupati, bertempat di Auditorium Lantai III Kantor Bupati Boltara, Selasa (02.09.2026)

Rakor tersebut digelar untuk membahas langkah strategis penanganan musim kemarau panjang. Fokus utama adalah antisipasi potensi kekeringan, ancaman gagal panen, krisis air bersih, dan peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bupati SjL menjelaskan, berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau dampak El Nino diperkirakan masih akan berlangsung hingga Desember 2026.
”Yang jelas hari ini adalah Rakor Forkopimda Boltara. Banyak isu yang kita bahas, diantaranya isu mengenai kemarau panjang yang saat ini menurut BMKG kemungkinan musim kemarau sampai bulan September atau bahkan Desember,” ujar Bupati Sirajudin Lasena.

Bupati SJL menambahkan,untuk penanganan awal, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boltara telah melakukan koordinasi lintas sektoral dengan seluruh OPD terkait, Camat dan Sangadi untuk penyaluran air bersih dan siaga karhutla.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi Forkopimda dan seluruh perangkat daerah agar penanganan dampak El Nino berjalan cepat dan tepat sasaran.
Adapun Rakor tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Boltara, Wakil Ketua DPRD Boltara, Wakapolres Boltara, Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu yang mewakili, Dandim 1303 Bolaang Mongondow, para Asisten Sekda, Pimpinan OPD, serta para Camat dan Sangadi se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.**
Reporter : Suharto Harundja
Publisher: Rafly Dwiputra
Media. : FORKOTNews.com










