FORKOTNews.Com | BOROKO – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara terus memperkuat tata kelola pendidikan yang akuntabel. Hal itu ditunjukkan melalui Rapat Evaluasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) yang dipimpin langsung Bupati Bolaang Mongondow Utara, Dr. Sirajudin Lasena, SE, M.Ec.Dev.
Rapat evaluasi tersebut digelar sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan pengelolaan dana BOSP dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di seluruh satuan pendidikan.”Rabu (29.07.2026)
Dalam arahannya, Bupati Dr.Sirajudin Lasena,SE.M.Ec.Dev menegaskan bahwa akuntabilitas dan ketelitian menjadi kunci utama dalam pengelolaan dana BOSP.
”Setiap tahapan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga pertanggungjawaban anggaran harus dilakukan secara cermat agar tidak menimbulkan kendala administratif maupun hukum di kemudian hari,” tegas Bupati Sirajudin.
Tidak hanya memberikan pembinaan, Bupati juga membuka ruang dialog dengan para kepala sekolah untuk mendengarkan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan dalam pengelolaan dana BOSP.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut adalah penggunaan user Kasda yang dinilai masih menimbulkan hambatan teknis pada sejumlah satuan pendidikan.
Menanggapi hal tersebut, Bupati bersama para kepala sekolah membahas berbagai solusi konkret agar proses penyaluran maupun pertanggungjawaban dana BOSP dapat berjalan lebih efektif dan tidak menghambat pelaksanaan program pendidikan di sekolah.
Bupati juga mengingatkan agar setiap proses pergantian user Kasda dilakukan secara teliti dan mengikuti prosedur yang berlaku. Menurutnya, kesalahan dalam proses pergantian pengguna dapat mengakibatkan lamanya proses administrasi sehingga berdampak pada keterlambatan pencairan maupun pertanggungjawaban dana BOSP.
”Penggantian user harus teliti dan prosedural. Jangan sampai karena kesalahan kecil, pencairan dan pertanggungjawaban menjadi terlambat dan merugikan sekolah,” ujarnya.
Melalui rapat evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara berharap pengelolaan dana BOSP di seluruh satuan pendidikan semakin akuntabel, transparan, dan mampu mendukung peningkatan mutu layanan pendidikan bagi peserta didik di Bolmut.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala BKPSDM, perwakilan Inspektorat Daerah, perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Kepala Cabang Bank SulutGo Boroko, serta para kepala sekolah se-Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.**
Penulis: Suharto Harundja
Editor: Redaksi FORKOTNews.Com









