Ketua KNPI Donal Palandi Berjuang Bersama Provinsi BMR atau Bergabung dengan Provinsi Gorontalo

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOROKO,FORKOTNews -Berdasarkan informasi terbaru hingga awal 2026, berita mengenai penundaan Rencana pemekaran provinsi di Sulawesi Utara (seperti Provinsi Bolaang Mongondow Raya/BMR atau Nusa Utara) lebih tepat digambarkan sebagai hambatan administratif dan kehati-hatian pemerintah bukan penolakan tetapi Penundaan mutlak dari masyarakat lokal Berikut adalah ringkasan situasi terkini terkait pemekaran di Sulut Moratorium Menjadi Kendala Utama Hingga tahun 2026, pemerintah pusat masih memberlakukan moratorium Daerah Otonom Baru (DOB), yang menghambat pembentukan provinsi baru seperti BMR dan Nusa Utara Kehati-hatian Gubernur Sulut,Mayjen (Purn) Yulius Selvanus Komaling (YSK), dalam pernyataannya pada awal Februari 2026, menekankan perlunya pemenuhan persyaratan administratif maupun Politik anggaran Gubernur YSK menyoroti bahwa wilayah pemekaran (seperti BMR) masih sangat bergantung pada dana transfer pusat dan daerah induk,sementara kondisi fiskal pusat dan daerah belum stabil Senin (09.02.2026)

‎Ketua KNPI Boltara Donal Palandi,SP Saat Bersua Media FORKOTNews.com Mengatakan Bahwa pernyataan Bapak Gubernur YSK di hadapan segenap Panitia Pemekaran Provinsi BMR sangat Beralasan dan harus di pahami bukan sebagai Penolakan Tetapi Penundaan masih banyak hal hal yang yang perlu di evaluasi di tengah tekanan fiskal daerah dan pusat ,evaluasi 5 Kabupaten/Kota Setelah Pemekaran seperti apa Tingkat kesejahteraan Masyarakat,pelayanan kesehatan Pendidikan,pengelolaan sumber daya alamnya,Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama kurun waktu 18 Tahun setelah di mekarkan,’Ujar Palandi

‎Lanjutnya,Prosesnya Berjalannya wacana Pembentukan P-BMR yang tidak Aspiratif Buktinya keterwakilan Tokoh Masyarakat Bolaang Mongondow Utara tidak ada dan tidak dilibatkan sejak wacana Pemekaran P-BMR Bergulir, padahal Kabupaten Bolmong Utara merupakan Wilayah Pertama yang Merintis Pemekaran Daerah Otonom Baru (Kabupaten BINADOU) yang kemudian di ikuti Boltim,Bolsel dan Kota Kotamobagu,hal ini menjadi tanda tanya sejumlah tokoh masyarakat sebagai Representasi Masyarakat Binadou.

“Jika Demikian maka Panitia P-BMR jangan memanipulatif  data Kabupaten Boltara untuk di masukan sebagai syarat administrasi Pemekaran Wilayah P-BMR kami mempertanyakan mengapa keterwakilan ekswapraja Kaidipang Besar,Bintauna tidak di akomodir sebagai Syarat paling penting dalam sejarah peradaban di wilayah BMR khususnya wacana Pembentukan DOB Provinsi Bolmong Raya.

‎Secara Geografis,Suku Agama dan budaya Kabupaten Boltara juga sangat layak bergabung dengan Provinsi Gorontalo akses yang dekat dengan Wilayah Gorontalo bahkan ekonomi Rakyat Boltara sangat di pengaruhi oleh pedagang/pengusaha Provinsi Gorontalo kami masyarakat BoLtara Memiliki Jati diri berkarakter berbudaya kami merasa di abaikan dan menawarkan Opsi Penundaan Pembentukan P-BMR jika Boltara tidak masuk dalam Wilayah administratif dan Politis Wacana Pemekaran Provinsi BMR.

“Tokmas dan Pemangku Kepentingan Boltara harus dan wajib dilibatkan dalam menentukan sikap Pemekaran Wilayah P-BMR ,agar DOB tidak menjadi beban Masalah dan konflik sosial masyarakat seperti Batas Wilayah Isu batas wilayah antar kabupaten/kota masih menjadi persoalan yang mengganggu proses pemekaran BMR,Kinerja DOB Sebelumnya Evaluasi Kementerian Dalam Negeri dan Komisi II
DPR pada April 2025 menunjukkan bahwa kinerja sebagian besar DOB yang terbentuk setelah 1999 kurang memuaskan, yang membuat pusat lebih berhati-hati.”Donal Palandi

(Redaksi)

Berita Terkait

MPTTI SUKSES GELAR SAFARI DAKWAH PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448.H
Abdul Zamad Lauma: Elnino Sudah Berdampak Pemkab Segera Fokus Action
RAKOR FORKOMPIMDA BOLTARA : BUPATI SJL TERUS MITIGASI DAMPAK ELNINO
Pemeliharaan Bendungan Pontak Boltara Masuk Usulan Prioritas APBD Provinsi Sulut – Hj. Haslinda Rotinsulu Apresiasi PUPR
‎DPRD Boltara Gelar Paripurna Penyampaian Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2026
Bakti Sosial Pramuka SMK Negeri 1 Kaidipang Salurkan 500 Galon Air Bersih 
Home Sharing Renner Syariah Sukses Digelar di Desa Boroko Timur  ‎
Bertemu Gubernur YSK Bupati SJL Bahas Perbaikan infrastruktur Jalan Provinsi serta dampak musim kemarau

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:22

MPTTI SUKSES GELAR SAFARI DAKWAH PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1448.H

Selasa, 1 September 2026 - 09:18

Abdul Zamad Lauma: Elnino Sudah Berdampak Pemkab Segera Fokus Action

Selasa, 1 September 2026 - 07:44

RAKOR FORKOMPIMDA BOLTARA : BUPATI SJL TERUS MITIGASI DAMPAK ELNINO

Senin, 31 Agustus 2026 - 07:41

Pemeliharaan Bendungan Pontak Boltara Masuk Usulan Prioritas APBD Provinsi Sulut – Hj. Haslinda Rotinsulu Apresiasi PUPR

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:49

Bakti Sosial Pramuka SMK Negeri 1 Kaidipang Salurkan 500 Galon Air Bersih 

Berita Terbaru