DPC SBSI BOLMUT TOLAK KENAIKAN PPN 12 % BERDAMPAK MERUGIKAN MASYARAKAT KECIL [BURUH]

Selasa, 7 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOLMUT,FOKOTNews– Kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12% pada Januari 2025 mendapat respons negatif di tengah upah yang minim dan dikhawatirkan semakin memperparah kondisi perekonomian masyarakat kecil dan buruh.”Kebijakan ini diprediksi akan menurunkan daya beli secara signifikan, mengakibatkan kesenjangan sosial yang lebih dalam, dan menjauhkan target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan mencapai 8% serta memupuskan cita cita indonesia emas nanti ,Ketua DPC-SBSI [Serikat Buruh Sejaterah indonesia] Kabupaten BolMong Utara ,Syamsudin Olii , menilai kenaikan PPN 12%, akan berdampak pada Kenaikan harga barang dan jasa yang semakin mahal.

“Di sisi lain, kenaikan upah minimum yang mungkin hanya berkisar 1%-3% tidak cukup untuk menutup kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Syam Olii

“Jika pemerintah tetap melanjutkan kenaikan PPN menjadi 12% dan tidak menaikkan upah minimum sesuai dengan tuntutan, Serikat buruh seindonesia maka kami akan menggelar mogok nasional yang melibatkan 5 juta buruh di seluruh Indonesia,’Sesuai instruksi DPP(K) SBSI ,kami di daerah daerah menunggu arahan dari Ketum DPP (K) SBSI Bapak Dr.Dharta PakPahan,SH.MH dan Ketua Korwil (K) SBSI SuLut ,Lucky.M.Sanger.

“Olii Juga menyampaikan tuntutan kepada pemerintah sebagai respons dari kebijakan yang dinilai merugikan Civil Sociaty.-
menaikkan upah minimum 2025 sebesar 8%-10% agar daya beli masyarakat meningkat ,menetapkan upah minimum sektoral yang sesuai dengan kebutuhan tiap sektor.-membatalkan rencana kenaikan PPN menjadi 12%.,meningkatkan rasio pajak bukan dengan membebani rakyat kecil, tetapi dengan memperluas jumlah wajib pajak dan meningkatkan penagihan pajak pada korporasi besar dan individu kaya,’**tutup Olii

[Redaksi]

Berita Terkait

Resmikan SKB Kaidipang Bupati SJL Berpesan Jaga dan Rawat Fasilitas Pendidikan
Warga Desa Ollot Bersatu Protes  Pembangunan Gedung KDMP di Lahan Lapangan Olah Raga
Bupati Sirajudin Lasena Menghadiri Penanda Tanganan Sekaligus Penyerahan LHPK BPKP-RI Provinsi Sulut
‎HARDESNAS : SEHAT SEJALAN BANGUN DESA UNTUK INDONESIA
BUPATI SJL KOLABORASI FORMAT SPRITUAL DAN SEMANGAT KERJA PETARUNG  TAHUN 2026
Tournamen Soccer Sangadi Buko Cup Resmi  ditutup Bupati SJL
Bumdes Mopopiana Desa Nagara Net Profit Selang Tahun 2025
‎Bupati SJL:Tahun 2026 Perketat Fungsi Pengawasan Inspektorat Daerah ‎

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 07:19

Resmikan SKB Kaidipang Bupati SJL Berpesan Jaga dan Rawat Fasilitas Pendidikan

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:22

Warga Desa Ollot Bersatu Protes  Pembangunan Gedung KDMP di Lahan Lapangan Olah Raga

Selasa, 13 Januari 2026 - 09:08

Bupati Sirajudin Lasena Menghadiri Penanda Tanganan Sekaligus Penyerahan LHPK BPKP-RI Provinsi Sulut

Minggu, 11 Januari 2026 - 03:09

‎HARDESNAS : SEHAT SEJALAN BANGUN DESA UNTUK INDONESIA

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:51

Tournamen Soccer Sangadi Buko Cup Resmi  ditutup Bupati SJL

Berita Terbaru