KESEHATANNASIONAL

Bolmut Kembali Raih Penghargaan  Kabupaten Layak Anak [KLA] di Penghujung akhir Jabatan DP-AL

BOROKO,FORKOTNews -Bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2023, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara ,’ kembali memperoleh penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA). Pencapaian tersebut berdasarkan hasil evaluasi Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun ini yang disampaikan pada malam Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2023.’Selasa [15.08.2023

Wakil Bupati Bolmut ,Drs,Hi.Amin Lasena,M.AP ,saat di konfirmasi mengatakan bahwa hari ini saya mewakili Bupati bapak Depri Pontoh atas nama pemkab Bolmut menerima Langsung penghargaan dari KemenPPPA , prestasi  di akhir masa jabatan DP-AL, untuk yang kedua kalinya Kabuapten Bolmut meraih penghargaan Kabupaten Layak Anak [KLA] kategori Madya dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak [kemenPPPA] ,saya di dampingi Langsung ibu kadis PPPA Bolmut,ibu Yani Lasama.S.Kep,’ini kado terakhir di penghujung pemerintahan kami DP-AL ,semoga dedikasi kita semua ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,daerah dan Bangsa indonesia ,Dirgahayu HUT Proklamari ke-78 Tahun 2023 ,Terus Melaju untuk indonesia  maju ,ucap Wabup Amin Lasena

Wakil Bupati Bolmut ,Drs.Hi.Amin Lasena,M.AP dan Kepala Dinas PPPA Bolmut Yani Lasama,S.Kep ,seusai menerima penganugerahan KLA Tahun 2023.

Lanjutnya ,’Dari penilaian KLA yang melibatkan Kementerian/Lembaga dan tim independen, Kabupaten Bolmut meraih kategori penghargaan Madya ,Prestasi itu merupakan satu diantara lima kategori penghargaan yang juga diberikan kepada Kabupaten/Kota pemenang lainnya. Masing-masing, kategori Pratama, Madya, Utama dan Kabupaten/Kota Layak Anak.

Penghargaan diserahterimakan dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), I Gusti Ayu Bintang Darmawati kepada Wakil Bupati Bolmut ,Hi.Amin Lasena , dalam malam Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak Tahun 2023,’

“Penghargaan malam ini harus kita syukuri. Ini adalah keberhasilan dari perjuangan kita semuanya, Dinas dan semua pihak. Terimakasih Pak Bupati atas petunjuk dan arahannya. Sehingga kita semua kompak dan naik kelas menjadi kategori Madya dan Pada akhirnya malam ini bisa menerima penghargaan langsung dari  KemenPPPA-Republik indonesia,’ ujar papa Mimi si Rambut Putih sapaan familiar Wabup  Bolmut,Hi.Amin Lasena.

Kepala Dinas PPPA Bolaang Mongondow Utara ,Yani Lasama,S,Kep ,menjabarkan bahwa”Proses evaluasi KLA sudah berjalan sejak Februari 2023. Dimulai dari evaluasi mandiri oleh daerah Kabupaten/Kota, verifikasi administrasi oleh Pemerintah Provinsi dan penyampaian laporan hasil verifikasi administrasi ke Pemerintah Pusat. Kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ulang hasil verifikasi.”terangnya

”Perlu di ketahui KemenPPPA menginisiasi KLA sejak tahun 2006 dan pelaksanaan evaluasinya telah dilakukan sejak tahun 2011. Penyelenggaraannya sebagai implementasi dari Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016. Sekaligus menjalankan komitmen Pemerintah Indonesia di tingkat internasional melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Ratifikasi Konvensi Hak Anak (KHA).

Diketahui bersama bahwa KLA merupakan sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan. Ada 24 indikator yang terbagi dalam lima kluster dan menjadi poin penilaian dalam evaluasinya.

Sedangkan penetapan peringkat KLA mengacu pada pencapaian dan komitmen pelaksanaan penyelenggaraannya oleh Pemerintah Daerah (Kabupaten/Kota/Provinsi) dengan seluruh elemen masyarakat. Tidak ketinggalan pula keterlibatan semua anggota Gugus Tugas KLA dan instansi vertikal dalam mendukung penyelenggaraannya, partisipasi dan keterlibatan anak dalam program dan kegiatannya serta kecepatan dan ketepatan penanganan kasus yang terjadi di daerah. Tujuannya untuk meningkatkan pembangunan yang peduli anak serta mewujudkan Indonesia Layak Anak atau IDOLA melalui pelibatan seluruh pihak. Mulai dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah, masyarakat, media massa dan dunia usaha.’tutup Lasama.

[Olviart Pontoh]

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button