Darurat Bullying di Lingkungan Sekolah  SMPN 1 Boltara KPAI Segera Bertindak

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOROKO,FORKOTNews -Dugaan Kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah kembali mencuat, dengan insiden berujung kekerasan fisik maupun Mental Kasus dugaan perundungan di SMPN 1 Kaidipang yang terjadi pada seorang murid (ML) di saksikan Langsung Orang tua Wali Murid Saat menjemput anaknya Pulang Sekolah Bullying (perudungan) sesama anak sekolah justru di biarkan Seorang Guru inisial (NS) bahkan kesaksian korban bapak guru ikut serta melakukan Bullying dengan membentak bentak menghardik,dengan suara keras cerita anak ke orang tuanya sambil menangis Kasus ini sudah di tangani Pihak Sekolah dan oleh  Kepala Sekolah sudah di laksanakan Pemeriksaan awal atau BAP- “Rabu(04.02.2026)
Kepala Sekolah SMPN 1 (satu) Boltara  Abdul Munif Buhang SPd MPd saat di konfirmasi awak media membenarkan adanya laporan Wali Murid dari (ML),Dugaan kasus Bullying sesama anak sekolah dan 1 (satu) orang oknum Guru  inisial (NS) tersebut di ketahui setelah menerima informasi dari orang tua Wali Murid kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi dan masih orang atau oknum Guru yang sama adapun murid murid yang di duga melakukan Bullying tersebut sudah di berikan pembinaan sekaligus peringatan tetapi untuk oknum Guru inisial (NS) selanjutnya saya menyerahkan kepada Pejabat dinas pendidikan Boltara  karena kasus yang sama sudah sering terjadi dan pelakunya masih orang yang sama sehingga jika di biarkan akan terjebak dalam persoalan yang lebih ekstrim”ujar Munif Buhang.

Lanjutnya ,saya sudah melakukan beberapa kali Pemeriksaan (BAP) pada oknum Guru (NS) tersebut dan  masih dalam kasus yang serupa saya khwatir dan menduga Oknum Guru (NS) ada Kelainan atau sakit jiwa sehingga perlu adanya pendampingan khusus dari instansi dinas Pendidikan Kabupaten Boltara,’Pinta Munif Buhang

‎Sementara itu Orang tua Wali Murid inisial (BL) Mendesak kepala dinas pendidikan Boltara dan Komisi Perlindungan anak (KPAI) agar oknum Guru inisial (NS) segera di proses sesuai aturan yang  berlaku pasalnya hingga saat ini anak saya (ML) trauma kesekolah karena takut melihat wajah wajah  yang melakukan kekerasan mental terhadap anaknya,saya minta Bupati yang terhormat  segera menarik Oknum Guru (NS) yang boleh di kata sakit jiwa,”pungkasnya.*

(ASO)

Berita Terkait

‎Bupati SJL Serahkan Hewan Kurban kepada Rutan Kelas II.B Kotamobagu
Bupati SJL Hadiri Rakor Optimalisasi Kerja Sama Pemerintah daerah Bersama KPK-RI
RAKOR INFLASI  DAERAH BERLANSUNG VIRTUAL BERSAMA KEMENDAGRI
‎Tahapan Samapta Capaska Kabupaten Boltara tahun 2026 di Gelar
Kadis DLH Boltara Adler Mangensoa Sesalkan Camat Bintauna Giring Opini Sesat
Bupati SJL Mengetuk Pintu Rumah Rakyatnya Memastikan Kondisi Faktual Penerima Bantuan RTLH
PEMKAB BOLTARA GELAR KEGIATAN PENCANANGAN GERAKAN  INDONESIA ASRI
Bupati SJL Menerima Bantuan 537 Unit Rumah BSPS Langsung dari Menteri PKP

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 12:19

‎Bupati SJL Serahkan Hewan Kurban kepada Rutan Kelas II.B Kotamobagu

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:39

Bupati SJL Hadiri Rakor Optimalisasi Kerja Sama Pemerintah daerah Bersama KPK-RI

Senin, 11 Mei 2026 - 11:59

RAKOR INFLASI  DAERAH BERLANSUNG VIRTUAL BERSAMA KEMENDAGRI

Senin, 11 Mei 2026 - 11:26

‎Tahapan Samapta Capaska Kabupaten Boltara tahun 2026 di Gelar

Sabtu, 18 April 2026 - 14:16

Kadis DLH Boltara Adler Mangensoa Sesalkan Camat Bintauna Giring Opini Sesat

Berita Terbaru