BOLTARA,FORKOTNews-Hiburan Rakyat masih dalam Rangkain Perayaan HUT Kab.Bolaang Mongondow Utara (Boltara) ke -18 Tahun 2025 yang di gelar oleh Pemerintah kecamatan Bintauna dan panitia Pelaksana, bertempat di Lapangan inomasa kecamatan Bintauna,di hadiri Ribuan Pengunjung memadati Lapangan Olah Raga inomasa,nampak penampilan seksi 3 (tiga) artis menjadi daya tarik tersendiri dengan gaun yang super seksi ,lekukan tubuh yang aduhai mungil bak Gitar melayu, meliuk liuk di atas panggung di hadapan para warga masyarakat tua maupun Muda bahkan Balita,ada yang teriak histeris mengikuti Gerakan sang artis namun ada juga mengecam penampilan joged, tarian artis yang mengumbar Aurat di tanah adat inomasa,Minggu (01.06.2025)
Tokoh Masyarakat (Tokmas) Bintauna Boltara”,Haidar Lakoro,S.Pd saat di konfirmasi,MediaFORKOTNews,menyesalkan Aksi wanita joget di atas panggung dengan mengenakan pakaian minim itu bahkan ditonton anak-anak di bawah umur,konser seperti ini tidak baik untuk tontotan warga masyarakat dari Perspektif Budaya,Agama dan adat istiadat,kali ini kita kecolongan dan kedepanya acara acara seperti ini tidak Boleh terulang ,kami warga Bintauna (inomasa) Boltara,mengecam dengan keras Konser artis bernuansa setan,kedepan sebaiknya panitia atau iven Organizer (IO) dapat berkoordinasi dengan Pemerintah setempat melibatkan tokoh adat,tokoh agama sembagai kontrol Publik agar aksi panggung artis semi telanjang berbadan seksi di larang tampil di Tanah Bolaang Mongondow Utara(Boltara),-
Lanjut, Haidar Lakoro,S.Pd, Kami Warga Masyarakat inomasa Bintauna Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, mengecam keras Panitia Pelaksana,iven Organizer (IO) serta Pemerintah kecamatan yang terkesan Cuek dan acuh tak acuh dengan konser Setan di Lapangan inomasa . Menurutnya, prilaku itu telah mencoreng marwah Leluhur inomasa yang sangat sakral , serta teguh merawat, adat istiadat dan budaya,Sebab tak sepantasnya acara Perayaan HUT BoLtara ke-18 Tahun 2025 di laksanakan seperti itu ,semestinya memanjatkan doa dan syukur diisi dengan kegiatan keagamaan seperti yang di laksanakan di Lapangan kembar Boroko,tetapi ini justru mengadopsi budaya barat yang tak sejalan dengan budaya inomasa Boltara,-
“Fenomena seperti ini jangan sampai terulang kembali,Kedepan ada ketegasan dari pemerintah kecamatan atau kabupaten, bila perlu dibuat peraturan daerah. Ini merusak generasi kita, di situ ada anak-anak menonton sambil minum-minuman keras dan bisa saja ada narkoba di sana. Ini jelas bertentangan dengan budaya kita Bolaang Mongondow Utara, Jadi tolonglah hargai tanah inomasa ini sebagai tanah yang menjunjung tinggi adat dan budaya “Pungkasnya
Sementara itu Pihak iven Organizer (IO) mengakui kecolongan atas penampilan artis yang berbusana Seksi di atas panggung Konser tadi malam,dan memohon maaf atas kejadian tersebut dan berjanji tidak akan menggelar acara seperti ini lagi, sebagaimana pernyataan terbuka pihak pelaksana pasca kegiatan konser di lapangan inomasa,***
[REDAKSI]










