APIP Pemkab Bolmut di Duga Masuk Angin “APH jangan Kecolongan..!

Kamis, 1 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOROKO ,ForkotNews – Hasil Auditor dan Penyelidikan Aparatur Pengawas internal Pemerintah (APIP) Kabupaten Bolaang Mongondow utara bahwa dugaan SPPD fiktif RSUD Bolmut selesai di audit dan hasilnya tidak seperti apa yang terekspose ke Publik melalui media sosial ,pada saat Apel Pagi di halaman RSUD dimana 2 oknum ASN Direktur RSUD dan Bendahara RSUD Bolmut ,buka bukaan soal sistim kelola keuangan RSUD baik tentang dugaan SPPD fiktif maupun TPP Pegawai Negeri Sipil serta Sejumlah SPJ yang di duga fiktif alias bermasaalah ,kamis (01.08.2022)

Sebagai mana Stagmen Personal kepala inspektorat Bolmut Dra.Moilom Pontoh ,Pihaknya telah melakukan audit  dugaan perjalanan dinas fiktif pada bulan juli-agustus sebesar Rp.155.528.960 dan hasil audit tim APIP , Biaya perjalanan dinas tidak wajar dan tidak dapat diakui kebenarannya  hanya sebesar Rp. 7.406.000,” jelas Moilom.

Melalui pernyataan ini patut di Duga tim APIP Pemkab Bolmut tidak Profesional dalam hal penyelidikan dan audit Dugaan SPPD fiktif padahal sebelumnya secara gamblang Direktur RSUD telah mengekspose ke Publik ada penyalah gunaan anggaran di RSUD Bolmut setelah kekisruhan itu Laptop yang ada di tangan Bendahara RSUD Bolmut di Jemput paksa oleh Oknum ASN RSUD Bolmut sebagaiman pernyataan Bendahara RSUD di hadapan awak media beberapa pekan Lalu ,jangan heran banyak ASN Bolmut mendekam di Penjara karena kinerja tim APIP Pemkab Bolmut tidak profesional selama ini  ” pernyataan Pribadi Kepala inspektorat Bolmut ini perlu di stresing , karena seharusnya pernyataan Resmi ini di ekpose melalui Press Rilis Kominfo sebagai instansi yang berkompoten Pemkab Bolmut dan bukan pribadi kepala inspektorat Bolmut padahal hasil audit merupakan kerja tim ada yang namanya tim APIP ,kekisruhan di RSUD ini bersamaan dengan kasus irjen ferdy Sambo yang syarat dengan “Obstruction of Justice ” dugaan kasus RSUD Bolmut ada kemiripan dengan skenario tim irjen Sambo “mereka yang berbuat kesalahan mereka pula yang mendesain pengaburan” publik menuntut informasi dan transfransi Publik .

(Vn)

Berita Terkait

Kabinet Sejalan SJL-MAP Wajib Segar di Tahun 2026 Regenerasi Profesional dan Loyal
Bupati Boltara Berikan Penegasan Penyusunan APBDes 2026 Harus Riil dan Substansial
‎Ketum SPRI Pusat Heintje Mandagie Paparkan materi Pelatihan Jurnalistik Lewat Virtual Zoom
BUPATI SIRAJUDIN LASENA KUKUHKAN PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUP PEMKAB BOLTARA
Komitmen Pemkab Boltara dan Masyarakat untuk Meraih Adipura
Bupati SJL : Korpri adalah Desainer Pelayanan Publik Yang Profesional dan Berintegrasi
BUPATI SJL TERIMA KUNKER KEPALA BPJN PROVINSI SULAWESI UTARA
Musda Ke II DMI Boltara Tahun 2025  Drs Hi Amin Lasena MAP Terpilih Secara Aklamasi

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 11:13

Kabinet Sejalan SJL-MAP Wajib Segar di Tahun 2026 Regenerasi Profesional dan Loyal

Kamis, 22 Januari 2026 - 09:26

Bupati Boltara Berikan Penegasan Penyusunan APBDes 2026 Harus Riil dan Substansial

Senin, 29 Desember 2025 - 19:16

‎Ketum SPRI Pusat Heintje Mandagie Paparkan materi Pelatihan Jurnalistik Lewat Virtual Zoom

Rabu, 17 Desember 2025 - 09:23

BUPATI SIRAJUDIN LASENA KUKUHKAN PEJABAT FUNGSIONAL DI LINGKUP PEMKAB BOLTARA

Jumat, 5 Desember 2025 - 10:48

Komitmen Pemkab Boltara dan Masyarakat untuk Meraih Adipura

Berita Terbaru